Cara Membuat SIM A dan Tips Agar Mudah Mendapatkannya

Buat Sobat Bee yang sering mengendarai kendaran bermotor pasti udah pada tau pentingnya memiliki SIM buat pengendara kendaraan bermotor. Karena SIM ini berfungsi sebagai tanda legalitas pengendara mengoperasikan kendaraan di jalanan. Terdapat 4 jenis SIM yang berlaku di Indonesia yaitu SIM A, SIM B, SIM C dan SIM D.

pengemudi mobil
Source : pexels.com

Sobat Bee di sini udah tau belum SIM A untuk pengendara apa sih? Yuk kita bahas bareng-bareng, SIM A sendiri merupakan Surat Ijin Mengemudi yang diperuntukkan bagi mereka para pengemudi yang mengemudikan kendaraan bermotor pribadi dengan berat totalnya tidak lebih dari 3.500 Kg, termasuk untuk angkutan penumpang atau barang milik perseorangan.

Hal ini tertuang dalam peraturan Polisi Nomor 44 Tahun 1993 yang berbunyi, “Golongan A untuk mengemudikan mobil penumpang, mobil bus, dan mobil barang yang mempunyai jumlah berat yang diperbolehkan tidak lebih dari 3.500 Kilogram”. Jadi buat Sobat Bee yang memiliki mobil wajib banget ya punya SIM A. Terus gimana sih cara mendapatkan SIM A ini?

Syarat Mendapatkan SIM A

cara membuat sim a
Source : https://www.auksi.co.id/

Buat Sobat Bee yang akan membuat SIM A, cek dulu syarat-syarat yang diperlukan untuk mendapatkannya. Berikut syarat-syarat yang diperlukan untuk mendapatkan SIM A :

  1. Berusia minimal 17 tahun untuk SIM A1 dan 20 tahun untuk SIM A
  2. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna total atau buta warna parsial.
  3. Melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan
  4. KTP/KITAS yang masih berlaku
  5. Surat Izin Mengemudi (SIM) sebelumnya jika ada
  6. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  7. Surat Dokter
  8. Lulus Pendidikan SMP atau sederajat

Prosedur Pembuatan SIM A

Ada beberapa tahapan yang harus dilalui dalam pembuatan SIM A yaitu

1. Pendaftaran online melalui portal resmi SAMSAT

2. Verifikasi dokumen

  • Dokumen yang diperlukan untuk verifikasi meliputi:
  • Fotocopi KTP yang masih berlaku
  • Surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Rumah sakit atau Puskesmas setempat
  • Ijazah atau Surat Keterangan Lulus sebagai tanda bukti Pendidikan minimal setingkat SMP atau sederajat.
  • Bukti pembayaran biaya pendaftaran, pembayaran biaya pendaftaran ini dilakukan melalui bank atau layanan perbankan online.

3. Ujian teori

Setelah semua dokumen telah terverifikasi Sobat Bee akan diarahkan untuk melakukan ujian teori yang dilakukan melalui computer. Ada 40 soal yang harus Sobat Bee jawab dan minimal harus ada 32 jawaban benar agar bisa lulus ujian teori ini. Jumlah waktu yang diberikan untuk melakukan ujian teori ini adalah selama 60 menit.

4. Ujian Praktek

Selanjutnya, setelah lulus ujian teori Sobat Bee akan diarahkan untuk mengikuti ujian praktek. Ujian praktek ini meliputi 3 jenis yaitu Ujian kendaraan bermotor, ujian ketrampilan berkendara, dan ujian wawasan kebangsaan.

5. Wawancara dan validasi dokumen

Setelah lulus ujian praktek, Sobat Bee akan melakukan wawancara dan validasi dokumen ununtuk menyelesaikan proses pembuatan SIM A.

Tips Agar Lulus Ujian SIM A

tes sim a
Source : astra-daihatsu.id

Seperti yang diketahui di atas, untuk bisa mendapatkan SIM A Sobat Bee harus melewati ujian teori dan ujian praktek. Agar ujian bisa berjalan dengan lancar bisa dengan mudah lulus ujian, berikut tips yang bisa Sobat Bee persiapkan sebelum melakukan ujian mendaptkan SIM A.

  • Pelajari Buku Panduan SIM A

Untuk ujian teori biasanya berisi tentang peraturan lalu lintas, tanda-tanda jalan dan etika berkendara. Sebelum ujian berlangsung pastikan Sobat Bee sudah memiliki pengetahuan yang cukup tentang materi ujian tersebut dengan mempelajari buku panduan SIM A dan Latihan soal.

  • Latihan Mengemudi

Ujian praktek sendiri meliputi tes kemampuan mengemudi yang baik. Oleh sebab itu sebelum melakukan ujian banyak-banyaklah berlatih mengemudi dengan baik di jalan raya.

  • Periksa kendaraan sebelum memulai ujian, pastikan semua sistemnya berfungsi dengan baik.
  • Sebaiknya Sobat Bee juga membiasakan diri memperhatikan tanda-tanda jalan dan ikuti aturan lalu lintas. Jangan lupa untuk memberi isyarat saat akan berbelok atau mengubah jalur.
  • Berkendara dengan tenang dan tidak terburu-buru, berhenti saat lampu merah dan memberi prioritas kepada pejalan kaku dan kendaraan lain.
  • Amati lingkungan sekitar saat berkendara, hindari melakukan kesalahan yang dapat membahayakan pengendara lain atau diri sendiri.

Jika Sobat Bee gagal dalam tes, Sobat Bee bisa kok mencoba lagi di tes selanjutnya yang bisa dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Jadi pastikan Sobat Bee telah mempersiapkan segalanya dengan baik dan mengikuti prosedur pembuatan yang benar agar bisa lulus dalam tes.

Itu tadi cara mendapatkan SIM A dan tips yang bisa Sobat Bee lakukan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

6 komentar

  1. Terimakasih banyak atas pembahasan soal SIM A ini, mudah dipahami dan bisa jadi rujukan buat teman-teman yang ingin mengusrus SIM A agar lebih mudah dalam pelaksanaannya.

    BalasHapus
  2. alhamdulillah sudah punya SIM A tinggal perpanjang aja nanti tiap 5th :)
    buat teman2 yang mau bikin SIM A bisa nie ikutin petunjuk nya sangat membantu banget untuk pendaftaran dan biar lolos ujian juga pastinya :)

    BalasHapus
  3. Kak pas banget deh aku sedang cari-cari info tentang SIM buat keponakan thanks ya kk jadi tahu banyak nih

    BalasHapus
  4. aku baru saja bikin SIM C, trus lagi pengen belajar bawa mobil.
    Terima kasih info cara membuat sim A nya kak.

    BalasHapus
  5. Perlu banget nih punya SIM A, cara caranya runtun dijelaskan disini, aku yang pernah gagal buat, di lain waktu insyaallah bisa.

    BalasHapus
  6. Ternyata proses bikin SIM bisa online ya untuk pendaftarannya. Aku paling deg-degan kalau sudah mendengar kata tes. Tetapi, biar lulus pelajari aja ya Mba panduan-panduannya.

    BalasHapus